Pemkab Sekadau Dapat Penghargaan WTP Atas LKPD 2019

Pemkab Sekadau Dapat Penghargaan WTP Atas LKPD 2019

Pemkab Sekadau menerima penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sekadau 2019. Capaian ini menambah daftar panjang penghargaan yang telah diraih oleh Pemkab Sekadau, yakni 5 kali berturut-turut.  


Pjs Bupati Sekadau, Sri Jumiadatin mengepresiasi BPKAD dan jajaran serta seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Sekadau. Ia berharap, capaian tersebut menjadi penyemangat untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Sekadau. 

"Dengan capaian ini, kita harus bekerja keras untuk menyajikan laporan keuangan yang baik," kata Sri Jumiadatin, Kamis (8/10). 

Ia mengungkapkan, Pemkab Sekadau telah mendapatkan beberapa penghargaan, di antaranya sebagai pengelola dana alokasi khusus (DAK) terbaik se-Kalimantan Barat tahun 2019. Kemudian, Pemkab Sekadau juga mendapatkan penghargaan Indeks Kelola 2019 untuk 2 kategori, yaitu Ketepatan Alokasi Pendidikan dan Ketapatan Alokasi Kesehatan dari Katadata Insight Center (KIC) 

"Ini merupakan hasil kerja keras semua SKPD di lingkungan Pemkab Sekadau serta sinergi eksekutif dan legislatif. Untuk itu, kami ucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Sekadau," ucapnya. 

"Mudah-mudahan capaian ini menjadi penyemangat kami untuk bekerja semakin lebih baik lagi," timpalnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat, Edih Mulyadi mengatakan, pihaknya menyampaikan piagam penghargaan predikat opini WTP kepada Pemkab Sekadau.  

"Perjuangan untuk dapat WTP ini tidak mudah. Kalau dilihat Sekadau ini, tahun 2007-2009 predikat tidak wajar. Kemudian, 2 kali WDP, 3 kali WTP dengan pengecualian dan 5 kali berturut-turut WTP murni," ungkap Edih.  

Ia mengakui, WTP tentu bukan segalanya, tapi hal tersebut menjadi indikator akan pentingnya tata kelola keuangan negara. Untuk itu, predikat yang diraih tersebut menjadi modal dasar untuk membangun serta menata lebih baik lagi tata kelola pemerintahan. 

"Yang terpenting adalah bagaimana pemanfaatan berbagai program untuk kemakmuran masyarakat," tuturnya.