Satu PDP di Singkawang Meninggal Dunia

Satu PDP di Singkawang Meninggal Dunia

Satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang diisolasi di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang, meninggal dunia, Kamis (2/4).


“Satu pasien PDP usia 12 tahun meninggal hari ini jam 09.00 Wib di RSUD Abdul Aziz,” kata Direktur RSUD dr. Abdul Aziz, Ruchanihadi saat memberikan keterangan pers di kantor Wali Kota.

Ruchanihadi mengatakan, sampai saat ini belum ada hasil pemeriksaan laboratorium yang menyatakan bahwa pasien positif atau negatif, karena masih menunggu hasil lab. dari Jakarta.

Namun, pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal dengan Rapid Test dan hasilnya adalah negatif.

“Tetapi tetap harus menunggu konfirmasi dari hasil pemeriksaan di Jakarta,” ujarnya.

Ia mengungkapkan pasien ini dalam dua bulan terakhir telah mengalami gejala dengan keluhan batuk dan demam namun seminggu terakhir mengalami kondisi buruk dengan gangguan kesadaran dan sesak napas.

“Sehingga dimasukkan dalam pasien dalam pengawasan,” ungkapnya.

Pihak RSUD Abdul Aziz tetap melakukan protokol penata laksanaan jenazah sesuai dengan protokol jenazah Covid-19 demi terpeliharanya keamanan dan keselamatan warga Kota Singkawang.

“Sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk menunjuk ustadz. Namun dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri. Jenazah dibungkus plastik, kemudian disholatkan di rumah sakit, selanjutnya dibawa ke pemakaman,” ungkapnya.

Sementara untuk keluarga pasien saat ini berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Sedangkan Ibu pasien yang menemani sejak di ruang isolasi berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), meskipun tidak mengalami gejala.

“Hasil Rapid Test ibu ini negatif, sampel swab juga sudah dikirim ke Jakarta,” kata Ruchanihadi.

Diketahui, pasien ini dua bulan lalu pulang dari Madura Jawa Timur. Mengalami gangguan batuk dan demam saat dirujuk ke RSUD Abdul Aziz pada tanggal 29 Maret 2020.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menyampaikan ucapan turut berduka cita atas meninggalnya satu pasien PDP ini.

“Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada.

"Selalu jaga kesehatan dengan perilaku hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.